Selamat Datang Di BLOGGER Reddoxc Nyaruda Semoga Bermanfaat Bagi Kita Semua,Bangunkan Hubungan yang Luas dengan Dunia Luar Jelajahi Dunia Tanpa Batas

Friday, 11 October 2013

Cara Memasang Burung Twitter Terbang Di Blogspot

Cara Memasang Burung Twitter Terbang Di Blogspot
Pertama kali dilakukan adalah login di Blogger anda masing-masing...Kemudian,,,,,

  1. Klik Layout > Add Gadget > Html/Javascript............ Lalu............
  2. Copy paste kode di bawah ini ke kolom Html/javascript
<!-- floating twitter Bird -->
<script src="http://bloggerpeer.googlecode.com/files/tripleflap.js" type="text/javascript"></script>
<script type="text/javascript">
var birdSprite="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEig8vC57GViWnr0rCCYT_fUEQ_GsIs8PFhwLVPpOml8j2Ktepoth4MMYUq_z7JTflvDpRE-3rsWFF5yf7UmizBu28qBYkDnATxCJwiUuj237IuTOEqjafVYFOuVYD409hssx9KHorsV9is/s1600/burung+twitter+terbang.png";
var targetElems=new Array("img","hr","table","td","div","input","textarea","button","select","ul","ol","li","h1","h2","h3","h4","p","code","object","a","b","strong","span");
var twitterAccount = "http://twitter.com/Username";
var tweetThisText = "Twitter - UserID http://bloggerpeer.blogspot.com/";
tripleflapInit();
</script>
  1. Ganti kode yang berwarna HIJAU dengan nama pengguna (username) akun Twitter sobat and,,
  2. Simpan dan hasilnya.
       Untuk membuat warna burung Twitter sesuai dengan selera sobat, sobat bisa mengganti kode yang berwarna BIRU diatas dengan kode-kode dibawah ini sesuai dengan warna pilihan yang sobat inginkan :


Warna Kuning
http://3.bp.blogspot.com/xL1Dk6Bhi4g/TqN5gbyvSCI/AAAAAAAAAGM/jxsjBiRWMLw/s1600/yellow+bird.png

Warna Hitam
http://1.bp.blogspot.com/N3RvHfV3MUk/TqN5iPPqAEI/AAAAAAAAAGU/oYKSvsOj108/s1600/black+bird.png

Warna Biru
http://3.bp.blogspot.com/FNowQ1mqsLg/TqN5kxq86EI/AAAAAAAAAGc/VzatkjsUAEc/s1600/Blue+bird.png

Warna Coklat
http://3.bp.blogspot.com/b9ncuDJxm0/TqN5nrOnTCI/AAAAAAAAAGk/LREurKp_tLc/s1600/brown+bird.png

Warna Hijau
http://3.bp.blogspot.com/SJP4OZmyeCU/TqN5qcyXgGI/AAAAAAAAAGs/jKQaqHF9EkA/s1600/Green+bird.png

Warna Ungu
http://3.bp.blogspot.com/Ec4JlrN6yc4/TqN5tIAXDpI/AAAAAAAAAG0/ywnjHeG4ASM/s1600/purple+bird.png

Warna Putih
http://1.bp.blogspot.com/qsxd6A0vUFU/TqN5vZVI2I/AAAAAAAAAG8/lb0Ol5Nbrvw/s1600/white+bird.png

Warna Merah
http://1.bp.blogspot.com/knGCnCFCahI/TqN59awa61I/AAAAAAAAAHE/mniE1h9IW14/s1600/red+bird.png


Dan terakhir jangan lupa disimpan... And SLAMAT MENCOBA YA.......!

Wednesday, 2 October 2013

SEGMENTED REPORTING


(Sistem Laporan Yang Tersegmen)

Segmen adalah setiap bagian dari suatu perusahaan di mana mengakibatkan manajer mencari data – data biaya – biaya di bagian yang bersangkutan.

Alasan seorang manajer mencari data laporan segmen :
  1. Ada kemungkinan 1 divisi atau lebih kurang efektif cara kerjanya
  2. Ada kemungkinan satu produk kurang mendapat pasar.
  3. Satu daerah pemasaran mungkin kurang baik dibanding dengan bagian yang lain.
Manfaat Segmented Reporting :
  1. Manajer dapat menyelidiki secara seksama kecenderungan setiap segmen apakah akan memberikan prospek lebih baik atau tidak. Dengan demikian manajer memperoleh wawasan yang luas untuk setiapsegmen.
  2. Laporan disegmented untuk keperluan intern perusahaan.
Di Dalam Laporan Segmen Ada 2 Macam :

1. Common Fixed Cost
Biaya yang tidak dapat dikaitkan langsung atau ditelusuri langsung pada segmen tertentu, dan biaya tetap ini timbul karena aktivitas perusahaan secara keseluruhan (dinikmati bersama oleh segmen yang ada). 
mis : Gaji Penyelia/Supervisor Pabrik

2. Direct Fixed Cost
Biaya yang dapat dikaitkan atau ditelusuri langsung pada segmen tertentu.
Mis : penyusutan peralatan segmen (Untukk produk tertentu).

Petunjuk praktis apakah biaya tetap itu masuk Direct Fixed Cost ataukah Common Fixed Cost, apabila segmen itu dihapus kemudian biaya tetap itu hilang maka biaya tetap itu masuk Direct Fixed Cost.

Segmen Margin adalah margin yang tersedia untuk menutupi direct costnya yang terdiri dari variabel dan Direct cost.

SISTEM INFORMASI PEMASARAN


Sistem Informasi Pemasaran (SIP) adalah suatu struktur yang berkesinambungan dan saling berinteraksi dari orang-orang, peralatan dan prosedur untuk mengumpulkan, mensortir, menganalisis, mengevaluasi dan mendistribusikan informasi yang dibutuhkan, secara tepat waktu, dan akurat kepada pengambil keputusan dalam bidang pemasaran.

SIP tersebut bermula dan berakhir dengan penggunaan informasi. Mula-mula SIP berinteraksi dengan manajer pemasaran untuk menilai informasi yang mereka butuhkan. Kemudian SIP mengembangkan informasi yang dibutuhkan itu dari catatan-catatan intern perusahaan-perusahaan, kegiatan-kegiatan intelijen pemasaran, serta proses riset pemasaran. Analisis informasi, mengevaluasi dan mengolah informasi tersebut untuk membuatnya lebih bermanfaat.

MENILAI KEBUTUHAN INFORMASI
Sistem Informasi Pemasaran (SIP) yang dirancang dengan baik mampu memenuhi informasi apa yang para manajer ingin memilikinya, apa yang sesungguhnya mereka butuhkan dan dapat menangani, dan apa yang patut untuk ditawarkan. Perusahaan yang bersangkutan mulai dengan mewawancarai para manajer untuk mengetahui informasi apa yang mereka ingin memilikinya. Akan tetapi, manajer tidak selalu membutuhkan semua informasi yang mereka minta, dan mungkin pula mereka tidak meminta semua informasi yang sesungguhnya mereka butuhkan. Kadang kala SIP tidak dapat menyediakan semua informasi yang diperlukan oleh manajer.

Dengan teknologi informasi yang paling mutakhir, kebanyakan perusahaan dapat menyediakan lebih banyak informasi dan informasi yang semakin lebih kompleks bila dibandingkan dengan yang secara realistik dapat digunakan oleh para manajer. Manajer mungkin perlu memperkenalkan suatu produk baru pada tahun yang akan datang, oleh karena manajer tersebut tidak mengetahui produk baru itu.tidak ada dalam pikirannya untuk menanyakan hal tersebut. SIP harus memperhatikan lingkungan pemasaran dan menyediakan informasi bagi para pengambilan keputusan berupa informasi yang mereka harus miliki untuk mengambil keputusan-keputusan kunci dalam pemasaran.

SISTEM INFORMASI PEMASARAN
Sistem Informasi Pemasaran [Implementasi]

Jika didefinisakan dalam arti yang luas, sistem informasi pemasaran adalah kegiatan peseorangan dan organisasi yang memudahkan dan mempercepat hubungan pertukaran yang memuaskan dalam lingkungan yang dinamis melalui penciptaan pendistribusian promosi dan penentuan harga barang jasa dan gagasan. Sistem informasi pemasaran selalu digunakan oleh bagian pemasaran dalam sebuah perusahaan untuk memasarkan produk-produk perusahaan tersebut. 

Sistem informasi ini merupakan gabungan dari keputusan yg berkaitan dengan marketing mix, yaitu 4P: 
  • Product (Produk) 
  • Place (Tempat) 
  • Promosion (Promosi) 
  • Price (Harga produk) 
PEMASARAN

Strategi Pemasaran :
Strategi pemasaran terdiri dari campuran unsur-unsur yang dinamakan bauran pemasaran semua itu dikenal dengan 4P yaitu: Produk apa yang dibeli pelanggan untuk memuaskan kebutuhannya, Promosi berhubungan dengan semua cara yang mendorong penjualan

Place berhubungan dengan cara mendistribusikan produk secara fisik kepada pelanggan melalui salauran distribusi Price terdiri dari semua element yang berhubungan dengan apa yang dibayar oleh pelanggan.

Komponen Sistem Informasi Pemasaran :
Sistem informasi pemasaran mempunyai komponen yang sama dengan sistem informasi secara umum, yaitu komponen-komponen input, model, output, basis data, teknologi dan kontrol. Perbedaan komponen-komponen ini antar sistem-sistem informasi lainnya adalah konteks letak dari sistem informasinya. Misalnya untuk Sistem informasi pemasaran ini, maka komponen inputnya adalah input tentang data pemasaran dan outputnya adalah laporan-laporan berisi informasi pemasaran.

Komponen Input Pemasaran :
Sistem informasi pemasaran mengumpulkan data yang menjelaskan transaksi pemasaran perusahaan. Subsistem intelejen pemasaran mengumpulkan informasi dari lingkungan perusahaan yang berkaitan dengan operasi pemasaran. Subsistem peneliti pemasaran menlakukan penelitian khusus mengenai operasi pemasaran.

Komponen Model Pemasaran :
Model digunakan untuk menghasilkan informasi yang relevan yang sesuai dengan kebutuhan pemakai sistemnya. Model merupakan cetakan yang merubah bentuk input menjadi output. Model di sistem informasi pemasaran banyak digunakan untuk menghasilkan laporan keperluan anggaran operasi, strategi penentuan harga produk, evaluasi produk baru, pemilihan lokasi fasilitas, evaluasi penghapusan produk lama, penunjukan salesman, penentuan rute pengiriman yang paling optimal, pemilihan media iklan yang paling efektif dan untuk persetujuan kredit.

Komponen Basis Data Pemasaran :
Data yang digunakan oleh Subsistem out put berasal dari data base. Beberapa data dalam data base adalah unik bagi fungsi pemasaran, tapi banyak yang berbagi dengan area fungsional lain.

Komponen Output Pemasaran :
Tiap Subsistem out put menyediakan informasi tentang Subsistem itu sebagai bagian dari bauran. Subsistem produk menyediakan informasi tentang produk perusahaan. Subsistem promosi menyediakan informasi tentang kegiatan periklana perusahaan dan penjualan langsung. Subsistem harga membantu manajer untuk membuat keputusan harga.

SUBSISTEM SISTEM INFORMASI PEMASARAN

Subsistem Penelitian Pemasaran (Riset Pemasaran):
Subsistem penelitian merupakan sistem yang berhubungan dengan pengumpulan, pencatatan dan analisis data pelanggan dan calon pelanggan dan calon pelanggan. Manajer pemasaran dapat mengunakan penelitian pemasaran untuk mengumpulkan segala jenis informasi tetapi sebagian besar kegiatan ditujukan pada pelanggan dan calon pelanggan :

Data Primer Dan Sekunder
Data primer adalah data yang dikumpulkan perusahaan. Sedangkan data sekunder adalah data yang dikumpulkan oleh orang lain. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data primer adalah wawancara mendalam, pengamatan dan pengujian terkendali. Beberapa data skunder harus dibeli dan sering tersedia dalam bentuk pita magnetik atau disket untuk memudahkan pemasukan kedalam CBIS data sekunder yang lain seperti tersedia diperpustakan.

Subsistem Intelijen Pemasaran Tiap area fungsional bertanggung jawab untuk menghubungkan perusahaan dengan elemen-elemen tertentu dilingkungan pemsaran yang memliki tanggung jawab utama pada pelanggan dan pesaing. Seperti area fungsional lainnya, pemasran juga memiliki tanggung jawab pada pemerintah dan komunitas global.

Subsistem Produk.
Subsistem produk berguna untuk membuat rencana produk baru.

a. Siklus Hidup Produk

Tugas manajer pemasaran adalah mengembangkan strategi dan taktik untuk tiap unsur dalam bauran pemasaraan dan kemudian mengintegrasikan menjadi suatu rencana pemasaran yang menyeluruh. Suatu kerangka kerja yang disebut siklus hidup produk mengarahkan manajer dalam membuat keputusan-keputusan ini seperti arti namanya siklus hidup produk.

b. Model Evaluasi Produk Baru

Keputusan untuk mengembangkan produk baru harus dipertimbangkan secara matang dan dengan dasar keuangan yang baik dan dibuat oleh eksekutif. Perusahaan yang memperkenalkan banyak produk baru mengembangkan suatu prosedur formal yang mempertimbangkan faktor-faktor seperti potensi tingkat keuntungan dan efisiensi penggunaan sumber daya.

Subsistem Tempat.
Pengambilan keputusan terhadap penentuan tempat yang sesuai dengan pelemparan produk yg dihasilkan sangat menentukan tingkat penjualan produk. Untuk itu, posisi subsistem ini sangat vital dalam keberadaanya.

Subsistem Promosi.
Subsistem promosi berfungsi untuk melakukan analisis terhadap promosi yg dilakukan untuk meningkatkan penjualan.

Subsistem Harga.
Subsistem harga berfungsi untuk membantu menetapkan harga terhadap produk yg dihasilkan.

a. Penetuan Harga Berdasarkan Biaya
Beberapa poerusahaan menggunakan penentuan harga berdasarkan biaya dengan menentukan biaya-biaya mereka dan menambahkan markup yang diinginkan. Jika perusahaan memilki SIA yang baik, tersedia data biaya yang akurat mambuat tugas Subsistem harga menjadi mudah untuk mendukung penentuan harga berdasarkan biaya.

b. Penentuan Harga Berdasarkan Permintaan
Kebijakan harga yang kurang berhati-hati adalah penentuan harga berdasrakan permintaan yang menetapkan harga sesuai dengan nilai yang ditempatkan oleh konsumen terhadap produk.

EVOLUSI KONSEP SISTEM INFORMASI PEMASARAN
Pada tahun 1966 profesor Philip kotler dari Northwestern university menggunakan istilah pusat syaraf pemasaran (marketing nerve center). Ia mengidentifikasikan tiga jenis informasi pemasaran :
  1. Intelijen pemasaran (marketing intelligence) informasi yang mengalir keperusahaan dari lingkungan.
  2. Informasi pemasaran intern (internal marketing information) informasi yang dikumpulkan dalam peruasahaan.
  3. Komunikasi pemasaran (marketing Communication) informasi yang mengalir keluar kelingkungan.


Mengunci Dokumen Word 2007 Agar Tidak Bisa Dicopy/Diedit

Oke, mari kita sekarang sama-sama mempraktekkan cara mengunci dokumen pada MS Word 2007 agar tidak bisa dicopy atau diedit, berikut langkah-langkahnya : 
  1. Buka MS. Word 2007. Silahkan buat tulisan atau dokumen yang sudah ada. 
  2. Selanjutnya klik pada Menu Review, pilih dan klik pada Sub Menu Protect Document yang terletak di pojok sebelah kanan. 
  3. Selanjutnya akan terbuka form pilihan, then...... 
  4. Klik pada tulisan Restrict Formatting and Editting, selanjutnya akan muncul pilihan lagi didalam form. kemudian Centang pada pilihan nomor 2, (Editing Restrictions di allow only this type of editing in the document) akan muncul pilihan disini yang memiliki fungsi tersendiri pada tulisan, diantaranya : 
  • Tracked Changes : Tulisan yang diedit di garis mera (srtoke) 
  • Comments : Pilihan untuk menjadikan tulisan sebagai komentar 
  • Filling In Form : Pilihan agar tulisan dokumen tidak bisa di edit atau di Copy 
  • No Changes (read Only) : pilihan ini hanya untuk Anti Edit pada tulisan dan bisa di copy. 

Pilih Filling In Form, kemudian :

Klik tombol Yes, Start Enforcing Protection. Selanjutnya akan muncul form untuk mengisi Password, silahkan tulisan Password yang diinginkan (jangan lupa Password, supaya suatu saat Anda bisa membukanya kembali) atau biarkan kosong jika tidak ingin memberikan password. KEMUDIAN...........

Jangan lupa klik OK, simpan dokumen Anda. Sekarang dokumen Anda sudah terproteksi

Demikian sedikit masukan dari saya mengenai protect document yang bisa saya bagikan kepada pembaca sekalian, semoga bermanfaat. 


Terima kasih.


Tuesday, 1 October 2013

MANAJEMEN PEMASARAN






Memasang Musik Di Blog secara Autoplay

Yang pertama memilih lagu yang di inginkan dari sebuah server yang menyimpan file lagu tersebut,  dan mengupload file mp3 ke server blog kita  sendiri atau anda dapat menuju ke situs soundcloud.com, videokeman.com, 4shared.com, http://www.musicsmasher.net/ dll, disana anda dapat mencari lagu sesuai keingan anda! dengan cara mengetikkan judul lagu dan artis penyanyi nya.

Setelah Mengetikkan di kolom pencarian, maka anda akan mendapatkan hasil pencarian berupa-lagu-lagu yang telah ada di situs soundcloud, kemudian cek lagunya terlebih dahulu sebelum memasang lagu di blog kita!

Setelah sobat menemukan lagu yang pas, silahkan sobat ambil script dengan cara klik tombol share :
Kemudian silahkan sobat pilih yang widget/gadget code (EMBET), dan silahkan sobat copy code Embetnya yang ada di dalamnya. Setelah sobat mendapatkan kode script di atas, silahkan anda masuk ke akun blogger yang akan sobat pasang lagu di blognya.

Setelah anda login ke dashboard blog sobat, silahkan sobat masuk ke layout/tata letak, kemudian klik Add Gadget/Tambahkan Gadget  kemudian silahkan pilih yang HTML/Java script. kemudian pastekan code script yang telah sobat dari langkah ke empat tadi ke dalam box! kemudian save, dan lihat blog sobat!

Pada settingan deffaultnya, musik yang dipasang di blog tidak akan autoplay, jika anda menginginkan musiknya autoplay, silahkan tambahkan code"&amp;auto_play=true&amp;show_artwork=true" di bagian paling belakng URL file mp3, untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar di bawah ini.
kemudian save, dan lihat blog sobat! maka musik yang sobat pasang di blog sobat akan autoplay! selamat mencoba!

Contoh Code: pada music smasher - di SoundCloud


<iframe width="100%" height="166" scrolling="no" frameborder="no" src="https://w.soundcloud.com/player/?url=http%3A%2F%2Fapi.soundcloud.com%2Ftracks%2F4733438&auto_play=true"></iframe>


BENTUK LAPORAN LABA RUGI


Bentuk Laporan Laba Rugi.
Bentuk laporan laba rugi yang biasa digunakan adalah sebagai berikut;

1. Bentuk single step
PT INDIRASARI
Laporan Laba Rugi
Untuk Tahun 1978
Penghasilan pokok (operating revenue)………          Rp ………………
Penghasilan non operasional   …………………..      Rp ………………
Penghasilan insidensil …………………………..      Rp …………...(+)
            Total penghasilan        …………………..     Rp ………………
Harga pokok yg dijual            …… Rp …………..
Biaya operasional……………...     Rp …………..
Biaya non operasional .................    Rp …………..
Kerugian yg insidentil…………       Rp …………..(+)
            Total biaya …………………………….        Rp ……………(-)
            Pendapatan bersih …………………  Rp ………………



2.      Bentuk multiple step

PT INDIRASARI
Laporan Laba Rugi
Untuk Tahun 1978
Penjualan bruto ………………………………..       Rp ………………
Potongan/retur penjualan ……………………..         Rp ……...…….(-)
Penjualan netto ………………………………..        Rp ………………
Harga pokok penjualan ……………………….         Rp ……………(-)
                        Laba penjualan ………………...        Rp ………………
Biaya-biaya operasi:
            Biaya penjualan ……. ……   Rp …………
            Biaya umum & adm…….       Rp …………
                                                                                   Rp ……………(-)
                        Laba bersih operasional ……….         Rp ………………
Penghasilan dan biaya non-operasional:
            Penghasilan …………….       Rp …………
            Biaya …………………...      Rp …………
                                                                                    Rp …….……(-/+)
                                                                                    Rp ………………
            Laba/rugi insidentil ……………………           Rp …….…....(-/+)
            Pendapatan netto sebelum pajak ……..Rp ………………

Laporan Laba Rugi yang Ditahan (retained earning statement)

Jika perusahaan mengikuti clean surplus principle atau all inclusive concept, maka semua laba rugi insidentil nampak dalam laporan laba rugi, dan dalam laporan laba yang ditahan hanya berisi:

a. Net income yang ditransfer dari laporan laba rugi.
b. Deklarasi (pembayaran) dividend.
c. Penyisihaan dari laba (Appropriation of retained earning).

Bentuk laporan keuangan yang manapun yang digunakan oleh suatu perusahaan tidak menjadi masalah, tetapi menurut Ikatan Akuntansi Indonesia dalam norma-norma pemeriksaan akuntan mengatakan bahwa untuk memenuhi maksud ekstern maka laporan keuangan harus disusun sedemikian rupa sehingga;

1. Memenuhi keperluan untuk;
  • Memberikan informasi keuangan secara kwantitatif mengenai perusahaan tersebut.
  • Menyajikan informasi yang dapat dipercaya mengenai posisi keuangan dan perubahan-perubahan kekayaan bersih perusahaan.
  • Menyajikan informasi keuangan yang dapat membantu para pemakai dalam menaksir kemampuan memperoleh laba dari perusahaan.
  • Meyajikan informasi lain-lain yang diperlukan mengenai perubahan dalam harta dan kewajiban perusahaan.
2. Mencapai mutu sebagai berikut;

a. Relevan
b. Jelas dan dapat dimengerti
c. Dapat diuji kebenarannya
d. Mencerminkan keadaan perusahaan menurut waktunya secara tepat
e. Dapat diperbandingkan
f. Lengkap dan netral.

Suatu perusahaan yang mengikuti non-clean surplus concept maka kerangka laporan laba yang ditahan terlihat sebagai berikut:


PT INDIRASARI
Laporan Laba Yang Ditahan
Untuk Tahun 1978
Saldo laba yang ditahan 31 desember 1977 ………. ……    Rp ………………
Tambah :         Net income tahun 1978 ………….    Rp ………..
                       Laba penjualan mesin ……………    Rp ………..
                         Koreksi cadangan penyusutan ….     Rp ………..
                                                                                                Rp ………………
                                                                                                Rp ………………
Kurang :          Devidend …………………………  Rp ……….
                        Rugi karena kebakaran …………… Rp ……….
                        Rugi karena penjualan efek-efek ….. Rp ……….
                                                                                                Rp ………………
Saldo laba yang ditahan 31 desember 1978 ……………         Rp ………………